Rabu, 28 Maret 2012

titik dan garis pada geometri


Geometri dibangun atas dasar unsur-unsur yang tidak didefinisikan yaitu: titik, garis,
dan bidang. Titik dipahami secara intuisi sebagai sebuah noktah yang sangat kecil, biasanya
diilustrasikan dengan sebuah noktah dengan menekan ujung pensil pada kertas atau kapur
tulis di papan tulis. Bidang yang dimaksud di sini adalah bidang datar yang tiada bertepi,
seperti permukaan lantai yang rata tetapi tidak memiliki batas. Garis yang dimaksud di sini
adalah garis lurus yang tidak memiliki ujung dan pangkal. Untuk menggambar garis sebuah
garis menggunakan tanda panah diujung-ujungnya, sebagai tanda bahwa garis tersebut
sebenarnya tidak berujung. Gambar 1.1 (i) mengilustrasikan sebuah garis AB, dan
dilambangkan dengan AB . Di samping itu dikenal pula istilah ruas garis (segmen) dan
sinar. Gambar 1.1 (ii) mengilustrasikan sebuah ruas garis EF, dilambangkan dengan EF .
Ruas garis memiliki dua titik ujung, E dan F merupakan titik-titik ujung EF . Gambar 1.1
(iii) mengilustrasikan sebuah sinar PQ, dilambangkan dengan PQ. Sinar memiliki hanya
sebuah titik ujung yang biasa disebut titik pangkal. Titik P merupakan titik pangkal dari PQ.
Jika tiga titik atau lebih terletak pada sebuah garis, maka titik-titik itu disebut kolinear

melukis beberapa bangun datar

Melukis persegi panjang!
Diketahui: ruas garis a dan b
Lukiskan: persegi panjang dengan sisi a dan b
Langkah2:
  • Buat garis b=AB
  • Buat garis tegak lurus AB melalui A dan B
  • Ukurlah pada garis-garis itu panjang a, maka di dapat persegi panjang ABCD dengan sisi a dan b.
Melukis jajaran genjang
Diketahui : 1 ruas garis a dan b, 2. sudut alpa
Lukiskan jajaran genjang dengan a dan b sebagai sisinya dan alpa sebagai sudut apitnya.
Langkah
  • Buat garis b =AB
  • Ukurkan sudut alpa pada titik B dengan AB sebagai kakinya
  • Ukurkan a pada kaki sudut alpa tadi, hingga diperoleh titiik  C
  • Tarik garis AC dan buat busur dari A dengan jari-jari =a serta busur dari C dengan jari-jari=b
  • Perpotongan kedua busur itu adalah D, maka didapat jajaran genjang ABCD.
Melukis trapesium:
Diketahui: garis a=kaki tegak,garis b=kaki miring,garis c=alas
Lukiskan trapesium siku.
Langkah:
  • Buat garis c=AB=alas trapezium
  • Buat garis tegak pada AB melalui A dan ukurkan a= kaki tegak,hingga di dapat titik D
  • Buat garis tegak pada AD melalui D dan buat busur dengan jari-jari=b pada titik B yang berpotongan di C
  • Maka di dapat trapesium siku ABCD
Melukis segi tiga luar lingkaran yang di ketahui dua sudutnya
Diketahui: lingkaran dengan jari-jari =R1.­, sudut alpa dan sudut beta dari segi tiga
Langkah:
  • Tarik garis tengah lingkran memotong lingkaran di S1
  • Dari S1, tarik garis t tegak lurus pada garis tengah tadi (garis t=tempat kedudukan salah satu sisi segi tiga yang di cari)
  • Pindahkan sudut alpa dan beta pada titik M dngan garis tengah itu sebagai salah satu kaki sudutnya hingga di dapat titik S2 dan S3 pada lingkaran.
  • Buat garis m tegak lurus dengan MS2 hingga memotong garis t di B
  • Buat garis n tegak lurus  dengan garis MS3 hingga memotong garis t di A
  • Garis m dan n berpotongan di C, maka di dapat segi tiga ABCD yang di cari